10 Cara Pijat Paling Populer

Senin, 11 Januari 2021 : 13:28

Bagaimana akhir pekan Anda? Apakah berekreasi ke luar kota,  menjelajah mal-mal, atau di rumah saja. Apapun pilihan Anda akhir pekan memang menjadi waktu paling sedap untuk mengembalikan vitalitas tubuh dan meredam segala stres yang terjadi sepanjang pekan.

Anda juga bisa menikmati akhir pekan dengan massage atau pijat. Kini di sejumlah tempat tersedia banyak teknik pijat dari seluruh dunia yang bisa Anda jajal.

Tentu saja demi kesehatan dan kebugaran, pastikan teknik pijat yang Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda
Berikut beberapa jenis pijat paling populer di seluruh dunia yang bisa Anda pilih seperti disarikan dari About Health 

1. Pijat Swedia 

Pijak Swedia sebenarnya lumayan sederhana. Terapis akan menggunakan tekanan yang lembut dan memanjang, seperti gerakan menguleni adonan, dikombinasikan dengan gerakan memutar.

Gerakan dilakukan pada otot-otot besar di tubuh dengan menggunakan minyak khusus memijat. Sensasi yang dihasilkan pijatan ini sangat lembut dan membuat relaks. Jika Anda tak pernah dipijat sebelumnya, rasanya tak akan ada masalah menjajal terapi ini.

2. Pijat Aromaterapi 

Dengan pijat jenis ini Anda akan mendapatkan tambahan berupa penggunakan minyak pijat dengan aroma tumbuh-tumbuhan yang disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Anda bisa memilih minyak dan mendiskusikannya dengan terapis untuk mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan. Ada minyak yang dikhususkan untuk membuat relaks, meningkatkan energi, mengurangi stres, menyeimbangkan tubuh, dan lain-lain.

Aroma yang paling sering digunakan adalah minyak aroma lavender. Arom ini biasanya berkaitan dengan kondisi stres atau masalah emosi lainnya. 

3. Pijat Batu Panas 

Terapis akan menggunakan batu alam yang dipanaskan dalam suhu tertentu. Gerakan memijat dengan menggunaan batu ini akan memberi sensasi hangat yang bisa membuat otot yang tegang menjadi lebih lemas. Penggunaan batu alam juga dipercaya bisa menyeimbangkan energi yang ada di pusat tubuh.

Pijat batu panas sangat baik untuk orang-orang dengan masalah ketegangan otot namun menginginkan pijat dengan gerakan yang lebih ringan.

4. Pijat jaringan dalam
 

Pijat jaringan dalam mentarget lapisan yang lebih dalam dari otot dan jaringan yang terkait. Terapis akan menggunakan tekanan dan gesekan yang lebih keras namun lambat di sejumlah kelompok otot.

Pijat ini sangat bermanfaat untuk kondisi otot yang tegang kronis hingga nyeri otot, ketegangan yang berulang, masalah postur, dan penyembuhan dari cedera. Usai pijat mungkin orang akan merasakan nyeri untuk 1-2 hari. 

5. Shiatsu 

Shiatsu adalah pijat yang berasal dari budaya Jepang. Pijat ini menggunakan tekanan dengan jari yang berirama pada titik-titik meridian akupunktur. Tiap titik akan ditahan tekanannya selama 2-8 detik untuk mengembalikan energi dan membantu tubuh untuk mencapai keseimbangan kembali.

Biasanya orang akan menemukan kenikmatan bahkan pada percobaat pijat shiatsu untuk pertama kalinya. Pijat ini memang membuat relaks, tapi juga memberi sensasi tegas pada tiap penekanannya. Tambahan lagi shiatsu tidak menyisakan rasa nyeri sesudahnya.

6. Pijat Thai
 

Seperti Shiatsu, pijat Thai bertujuan mengalirkan energi ke seluruh tubuh melalui penekanan di  titik-titik tubuh tertentu. Hanya pada pijat Thai ditambah dengan penekanan dan perenggangan. Anda tak akan hanya rebah diam. Terapis akan membuat Anda bergerak dan merenggangkan Anda ke sejumlah postur tertentu. Rasanya akan seperti beryoga tapi tanpa banyak usaha.

Pijat Thai adalah jenis yang paling bertenaga dibanding dengan jenis pijat lainnya. Jenis ini juga akan mengurangi stres dan memperbaiki kelenturan tubuh lewat sejumlah latihan gerakan. 

7. Pijat Hamil 

Disebut juga pijat prenatal, pijat ini kini sangat populer di kalangan ibu-ibu yang sedang hamil. Terapis haruslah orang yang memang sudah teruji, bersertifikasi dan memahami postur yang aman untuk ibu dan bayi dalam kandungannya. Mereka juga harus bisa memodifikasi gerakan demi kenyamanan ibu dan bayi.

Pijat ini bertujuan untuk mengurangi stres, mengurangi pembengkakan, mengurangi rasa nyeri dan sakit dan mengurangi kecemasan dan depresi. Pijat ini disesuaikan pada tiap-tiap kebutuhan ibu hamil.

8. Pijat Refleksologi 

Meski sering disebut juga sebagai pijat kaki, pijak refleksologi lebih rumit dibanding pijat kaki biasa.Refleksologi mengandung gerakan, tekanan pada beberapa titik di kaki yang berkaitan dengan organ dan sistem di tubuh. Refleksologi sangat membuat santai, terutama pada orang-orang yang lebih sering berdiri  atau sedang dalam kondisi sangat lelah.

9. Pijat Olahraga 

Pijat olah raga biasanya didesain khusus untuk orang yang mengikuti aktivitas fisik. Tapi Anda tak perlu jadi atlet profesional untuk mendapatkan jenis pijatan ini. Karena teknik pijatan ini seringkali juga digunakan untuk mereka yang aktif dan rajin berolah raga. Fokus pijat ini bukan untuk relaksasi tapi lebih untuk mencegah dan mengobati cedera dan meningkatkan performa atletis.

Pijat olah raga ini menggunakan kombinasi dari berbagai teknik pemijatan. Hanya saja hentakannya lebih keras dari teknik pijat Swedia. Ada pula teknik perenggangan di sejumlah tempat. Cara-cara ini bertujuan untuk membuat otot lebih rilesk dan meningkatkan flexibilitas.

10. Pijat Punggung 

Biasanya hanya berlangsung selama 30 menit. Meski biasanya hanyalah berupa layanan tambahan pada saat Anda melakukan perawatan lain, seperti creambath untuk rambut, namun pijat ini layak dicoba pula. Hasilnya biasanya lebih baik, karena terapis lebih fokus pada punggung Anda. 

Sumber : Cnnindonesia

Bagikan